Antibiotik mengatasi jerawat

by - 2:07:00 PM

Waktu ngumpul bareng gank KKN tempo hari, ada dini yang udah jadi dokter, rina yang masih jobless dan rara yang bentar lagi lanjutin S2 di Universitas Airlangga. Sebelum rara dan rina dateng, saya sama dini udah ngobrol banyak hal. Dan salah satunya masalah kesehatan muka. Bu dokter nyaranin saya minum tetrasiklin 500 mg untuk ngobatin wajah dari jerawat yang meradang. Waktu itu jerawat di mukaku emang lagi merah-merahnya. Dini bilang tetrasiklin itu obat anti biotik paling "kuat" *dikira rambo, makanya harus hati-hati jangan sampai resisten.

Nah beberapa hari setelahnya, saya dah mulai browsing. Dan emang iya, tetrasiklin merupakan antibiotik yang diberikan dokter untuk menyembuhkan jerawat. Setelah merasa cukup referensi, saya sudah mulai nyari di apotik-apotik. trus waktu itukan lagi M, trus Mnya juga gak berhenti-berhenti padahal udah 10 hari. Jadi saya menelusuri jalan mappaodang, ada 3 apotik yang saya singgahi. Saya nanyain "obat asam tranexamat dan tetrasiklin". Untuk asam tranexamat gak ada dari 3 apotik itu yang jual, obat ini fungsinya untuk menghentikan pendarahan.
Sedangkan tetrasiklin diapotik pada gak jual, apotik ketiga malah nawarin supertetra. Katanya ada kandungan tetrasiklin HCl 250 mg, tapi saya gak ambil karena masih ragu dan setau saya supertetra itu buat obat sakit perut atau diare.

Beberapa hari berlalu, saya jalan ke Mari dan nanyain ke apotik century dan guardian. dua apotik ini juga sama, mereka nawarin supertetra. Saya mulai ragu, masa tetrasiklin itu gak ada di apotik semacam century atau guardian. Jadi saya browsing lagi merek dagang tetrasiklin. Gak ada referensi yang memuaskan saya, akhirnya saya tanya dini dan beberapa temen. Dua diantaranya yaitu eka yang anak farmasi dan tere yang anak fisioterapi gak ada yang tau. Jadi saya masih pulang dengan tangan kosong. Btw, Menstruasi saya dah selesai, ini mestruasi terlama pertama kali dalam hidup saya, 13 hari. Saya sih duganya karena hormon dan berat badan.

Dan akhirnya setelah hampir putus asa, saya bisa dapat tetrasiklin 500 mg di apotik *saya lupa namanya tapi apotiknya samping rumah makan lagaligo di arif rate. Untung saya masih nanya tetrasiklin 500 mg, padahal saya udah siap-siap mau beli supertetra. Saya senangnya bukan main, mungkin karena antibiotik ini bikin saya penasaran.

Pemakaian pertama, dini nyaranin selama 5 hari. Sehari diminumnya 2 tablet tiap 12 jam, biar gampang diingat minumnya tiap jam 6 aja gitu katanya. Trus menurut yang saya baca juga, tetrasiklin ini optimal jika lambung lagi kosong. Jadi minumnya sejam sebelum makan minimal atau dua jam sesudah makan.

Dan hari ini terakhir saya selama mengkonsumsi antibiotik ini. hal yang saya rasakan adalah jerawat merah masih muncul tapi lebih cepat keringnya dan perihnya udah gak separah sebelum minum obat. Efek setelah beberapa menit minum obat ini bikin saya agak mual tapi gak sampe pengen muntah, yang jelas jangan dikonsumsi beberapa menit setelah makan. saya pernah sekali karena lupa, jadi pas jamnya saya minum obat saya baru saja makan. Jadi saya konsumsi dengan perut penuh -.-.

tetrasiklin terakhir, awalnya ada 10 tablet. 

Ada manfaat tambahan yang tidak saya sangka, yaitu hidung saya yang sering mengeluarkan lendir semenjak konsumsi anti biotik ini jadi berkurang. Jadi setiap kena debu atau udara gak normal (kepanasan/kedinginan) saya pilek tiba-tiba. saya sih takutnya sinusitis, tapi belum sempet atau berani check ke dokter. Hidung saya legaan, mungkin saya bakal nanya dini lagi. Apa konsumsinya bisa saya perpanjang. 

You May Also Like

0 comments

Instagram