The Future Letter for My Own Self : the Beginning

by - 6:07:00 PM

Friday, May 13 2016

Apa kabar Ten?
Bagaimana harimu?
Apakah sekarang kamu sedang bersantai di bangku taman, ditengah kota yang penuh dengan orang asing? atau sedang menikmati hujan rintik-rintik di balik jendela?

Sudah berapa lama kamu tidak membaca blog ini? atau mungkin kamu selalu membacanya setiap malam sebelum tidur? jika iya, sungguh saya sangat berterima kasih. 

Saat ini saya sedang duduk di ruangan kantor yang sudah kosong. Barusan azan magrib berkumandang, saya shalat dulu. Sebelumnya, saya menulis ini karena terbersit begitu saja di kepala. Saya rasa kamu membutuhkan ini di masa depan, disapa oleh dirimu yang dulu. Agar kamu tahu bahwa saya saat ini baik-baik saja. Dan kamu harusnya baik-baik juga, jika tidak pun tak masalah. Saya percaya kamu akan melaluinya.

Saat ini saya lagi kegirangan karena sedang giat-giatnya ngeblog :D. Kebiasaan ini kan fluktuatif, jadi pas dapet gairahnya yah mesti dinikmatin.

Perkembangan isi kepala hingga saat ini lumayan bagus deh, lebih mikir "kenapa"-nya kalau melakukan sesuatu. Trus lebih sederhana, gak begitu pusing dengan beberapa hal yang dulunya terasa sangat pelik. Bisa lebih merelakan, "yang terjadi-terjadilah, hatiku terbuka kapan saja".

Btw, saat ini lagi pengen banget duduk di bangku taman, pagi-pagi setelah ujan. Daun-daun masih basah, tetes-tetes air jadi berkilau diterpa cahaya mentari yang terhalang awan. Dari tempat duduk ini saya bahkan bisa mencium wangi daun-daun basah dan aroma bumi. Apa saat ini kamu sedang berada disana? bisa kamu membaca lagi surat ini andai saja kamu sedang berada di peristiwa yang saya bayangkan? apa kamu sedang di Canada? saya suka menyebut tempat itu, Kanada.

Oh iya, katanya kado buat Yaya yang tempo hari saya kirim udah nyampe. Kamu masih ingat detail saya mempersiapkan kado-kado rapelan itu? ingat detail perasaan saya? saya ternyata sangat menikmati ritual bungkus-bungkus kado. Mungkin kamu di masa depan bisa mempertimbangkan membuka toko hadiah atau tinggal disamping toko hadiah. Apa sekarang kamu sedang tinggal di Korea? saya membayangkan diri saya bekerja di Korea untuk 2-3 tahun. Jalan kaki ke kantor, singgah memesan kopi, menikmati angin saat pulang kerja.

Saat ini saya sangat menikmati moment-moment bersama diri sendiri dan sahabat tanpa pasangan. Bahkan terbersit ingin seperti ini saja. Bagaimana denganmu? apa kamu memiliki seseorang yang baik? yang tidak mengekang? yang bisa kamu pegang tangannya kemanapun? yang tidak merasa insecure dan melarang ini-itu? yang menikmati membaca tulisanmu di blog ini sambil tersenyum, bahkan lebih sering membacanya dibanding dirimu sendiri? yang sering memelukmu dari belakang? yang mencium keningmu lebih sering? sudah punya? tolong di jaga yah dengan baik.

Bagaimana keluarga?

Saat ini saya sedang melakukan yang terbaik yang saya bisa. Saya yakin kamu akan melakukan hal yang lebih baik dari yang saya lakukan saat ini. Saya yakin kamu sudah tidak memakai kalkulator.

Ten, bagaimana hubunganmu dengan Dia? Dia sangat baik dan saya merasakannya secara sadar. Seperti saat ini, Dia memberikan saya kesempatan menuliskan surat ini untukmu. Jangan lupa mencintai-Nya dengan sadar yah Ten.

Sudah dulu, saya mau pulang... sudah jam tujuh...

terima kasih, pict from here

With Love,
Ten.

You May Also Like

0 comments

Instagram